banner
banner

Dorong Kreativitas Generasi Muda, Pemkab Kutim Dukung Event Sangatta Teriak

SANGATTA – Perkelahian remaja, balap liar, judi online, hingga penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang masih menjadi musuh masa depan generasi muda. Ruang-ruang kreativitas perlu disediakan untuk menjaga mereka supaya tidak terjerumus hal-hal buruk tersebut.

“Katakan tidak pada narkoba, judi online, balap liar, tawuran, dan kenakalan lainnya. Mari seluruh generasi muda menginvestasikan diri dengan melakukan hal-hal positif melalui hobi masing-masing. Pemkab Kutim siap memberi dukungan dan membuka karpet merah untuk perkembangan kreativitas anak muda,” pesan Kadispora Kutim Basuki Isnawan.

Basuki Isnawan menyatakan hal tersebut ketika menyambangi acara musik Sangatta #3 di lapangan parkir Kopi Kai, Sangatta, belum lama ini. Dukungan terhadap acara yang rutin digelar setiap tahun ini menjadi bukti komitmen Pemkab Kutim dalam memberikan ruang kreatifitas kepada generasi mudanya.

“Pemkab Kutim berkomitmen untuk mendukung langkah-langkah generasi muda dalam mengembangkan potensi dan kreativitasnya. Melalui program-program yang kami luncurkan, kami berharap bisa memberikan akses seluas-luasnya untuk menyuarakan ide-ide kreatif,” Basuki menambahkan.

Event Sangatta Teriak #3  menjadi sarana band-band lokal Kutim untuk menunjukan keberadaan dan kreativitas mereka. Band seperti Danska, Golden Ways, Senoni, NDHC, MOB, dan Selenia menunjukan adanya potensi musik yang dimiliki generasi muda Kutim. Penampilan mereka juga menjadi hiburan yang positif untuk masyarakat.

Seperti tahun sebelumnya, event Sangatta Teriak #3 juga menghadirkan band nasional untuk lebih menarik penonton. Untuk tahun ini band Saint Loco dihadirkan. Band yang terakhir merilis album “Home” di tahun 2023 ini berhasil menghibur kerinduan penggemarnya.

Basuki Isnawan mengingatkan bahwa eventi-event serupa terus diadakan oleh Pemkab untuk mewadahi kreativitas generasi muda Kutim. Karena itu ia mendorong generasi mudanya untuk terus mengembangkan kreasi tanpa perlu khawatir tidak terwadahi.

banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *